FAQ

Apa saja yang perlu diperhatikan saat akan memilih skincare dari Sbcskin?
  1. Tentukan terlebih dulu jenis kulit mu. Apakah jenis kulit mu berminyak, kering, atau normal.
  2. Setelah itu, pilihlah produk basic sesuai dengan jenis kulitnya masing-masing.
  3. Setelah kamu rutin melakukan basic skincare, lakukan exfoliasi secara rutin (2-3x sepekan) dan pilih yang sesuai dengan jenis kulit mu.
  4. Setelah konsisten melakukan kedua step diatas, lanjutkan dengan rutin memakai serum untuk mengatasi masalah kulit yang lebih spesifik.
Produk Sbcskin apa sih yang wajib banget aku beli?
  1. Basic Product / Produk basic

(Level wajib : 100%)

Merupakan produk yang wajib dipakai setiap hari. Produk-produk ini sebagai pondasi dalam segala rangkaian skincare. Pilih produk basic dengan kandungan formula yang lembut serta memperkuat skin barrier, bila basicnya baik dan konsisten maka akan membuat kulit mu lebih sehat dan glowing. Produk basic antara lain mencakup facial wash, toner, moisturizer, dan sunscreen.

Selain itu, produk-produk Sbcskin memiliki konsep low irritant formula, yang mana minim sekali mengandung kandungan yang dapat berpotensi mengiritasi kulit. Produk-produk Sbcskin pun sudah lulus uji BPOM dan Halal MUI.

  1. Targeted / Specific Product

(Level wajib : 90%)

Merupakan produk yang lebih spesifik dan dipakai untuk mengatasi masalah kulit, misal kusam, flek hitam, tanda penuaan, jerawat, dehidrasi dll. Produk ini bisa dipakai setiap hari atau dipakai hanya 2-3x dalam sepekan. Produk spesifik terdiri dari produk-produk yang mengandung presentase bahan aktif yang tinggi dengan tujuan untuk mengatasi masalah kulit tertentu seperti produk eksfoliasi dan serum. Produk ini disarankan untuk kamu pakai setelah kamu rutin menggunakan basic product.

Apa itu Basic Skincare?

Sering mendengar kata “Basic Skincare” tapi belum paham maksudnya apa? Kenapa sih setiap postingan selalu ditekankan mengenai basic skincare. Produk basic skincare yang sesuai, basic skincare yang konsisten, basic skincare yang gentle.

Lalu apa itu basic skincare, yaitu tahapan dasar dalam melakukan aktivitas skinkeran yang wajib dilakukan secara konsisten setiap hari karena basic skincare merupakan pondasi dasar untuk merawat dan melindungi kulit yang efeknya terhadap kondisi kulit secara umum.

Poin-poin mengenai basic skincare:

  1. Basic skincare bisa dilakukan melalui 4 step atau dikenal dengan CTMP (Cleansing, Toning, Moisturizing, dan Protecting) dengan kata lain tahap membersihkan wajah dengan double cleansing, memakai toner, memakai pelembap yang sesuai dgn jenis kulit, lalu memakai sunscreen untuk melindungi wajah.
  2. Basic skincare juga bisa diminimalisir dengan 3 tahapan saja, yaitu CMP (Cleansing, Moisturizing, Protecting) atau dengan kata lain tahapannya bisa dipersingkat hanya dengan membersihkan wajah (dengan double cleansing), memakai pelembap lalu memakai sunscreen.
  3. Tahapan di setiap proses regime basic skincare baik dengan cara ke 1 atau ke 2 tidak bisa menggantikan fungsi dari masing-masing produk, sangat jarang sekali ada 1 produk yang bekerja multi fungsi mulai dari proses membersihkan sampai melindungi.
  4. Temukan produk basic skincare yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan wajah, menemukan basic skincare seperti menemukan jodoh guys, once kita sudah cocok bakalan yang sayang banget dan stick with forever.
  5. Pilih produk basic skincare yang mengandung formula non-irritant, perhatikan kandungannya, start from facial wash pilih yang gentle tidak mengandung SLS, alcohol, parfum dan pewarna, begitu pula dengan toner, moisturizer dan sunscreen. Usahakan minimalisir kandungan yang berpotensi mengiritasi, semakin gentle semakin baik. Karena kerusakan barrier kulit tidak terjadi dalam wkt semalam, it takes process. That’s why banyak yg sudah merasa “gue dah skinkeran kok, gue dag basic skincarean kok” tapi kok masih panen jerawat, masih bruntusan dan segala problematika kulit yg lain.
  6. Sangat penting memperhatikan poin nomer 5 karena, basic adalah pondasi. Yang namanya pondasi bahan-bahan penopangnya harus kuat dan solid, jangan justru, basic skincare belum lah konsisten, justru dirusak dengan produk yang terus menerus mengiritasi, dan ini akhirnya berujung pada satu hal “mubadzir” alias kamu hanya buang2 duit buat beli produk yang sebenarnya gak whort it, itu dia be a smart buyer jangan kemakan iklan bombastis, tetaplah temukan yg kulit kamu butuhkan bukan yang mata kamu inginkan.
Newbie: Aku harus mulai dari mana? Dan pakai produk apa?

Salah satu pembahasan yang paling sering dibahas yaitu soal basic skincare (skincare dasar), dan aku gak bosan untuk membahasnya karena ya sepenting itu dan itu pula yang paling sering ditanyakan followers baru. Sebagai seseorang yang baru dalam dunia perskincarean mungkin kalian merasa bingung untuk memulainya dari mana, harus pakai produk apa dll, karena juga selama ini ternyata memahami skincarean dari sudut pandang yg kurang tepat, yaitu skincarean means yg menjadikan kulit putih glowing, dan sll langsung on point pada permasalahn kulit, padahal ga sependek itu juga. Yuk coba perhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Kenali baik2 jenis kulit wajah kamu, setelah kamu tau apa jenis kulitmu, lalu pilih produk untuk jenis kulit wajah yang tepat, at least kamu tau tekstur produk serta kandungan yang tepat untuk jenis kulitmu sendiri. Jangan sampai kamu gatau apa yg mau kamu pakai, alih2 lihat testi2 menggiurkan ternyata ga cocok sm kulit wajahmu yang berujung jd breakout.
  2. Lakukan regime basic skincare secara konsisten, dimulai dari double cleansing, toning, moisturizing lalu jangan lupa memakai sunscreen. Jangan dulu berpikir gimana cara menghilangkan flek hitam diwajahmu sementara pakai sunscreen saja masih semaunya. Karena selama ini kita lbh fokus pada bagaimana cara mengobati tapi lupa bagaimana cara mencegahnya.
  3. Lakukan dengan solid tahapan basic, tentunya dengan produk basic yang tepat untuk kulitmu, dengan catatan produk basic yang memperkuat pondasi dsn bukan malah sebaliknya mengiritasi bahkan merusak kulitmu.
  4. Nah setelah konsisten melakukan basic skincare, saatnya kamu fokus dan mulailah untuk mengevaluasi kondisi kulit kamu. Apakah kulitmu mudah berjerawat, berkomedo, hyperpigmentasi, terasa kering, dehidrasi, bekas jerawat dll, dan kamu merasa skincare yg rutin kamu pakai belum terasa mampu mengatasi problematika kondisi wajahmu, nah saatnya mulai untuk memakai exfoliator, serum, essence atau ampoule, produk2 ini mengandung bahan aktif yabg tentunya lebih fokus untuk mengatasi masalah kulit kamu.
  5. Nah jadi untuk newbie, perkuat dan lakukan dulu skincare dasar secara konsisten, jangan jadikan regime skincare yg dilakukan orang lain sebagai standar yg harus kamu lakukan juga, jangan ikuti trend, pakai sesuatu yg memang betul2 dibutuhkan kulitmu. Sehingga bila kamu bertanya kak sy butuh serum A gk? Saya butuh toner exfo B gk? Sy butuh essence tidak? Aku betul2 gatau jawabannya, yg bisa aku sarankan kamu pahami dulu apa yg seharusnya kamu lakukan dari dasar baru setelah itu kamu bisa mengatur regime skincare kamu sendiri, mau sepanjang kereta bebasss, mau pake 3 macam serum bebas yang penting kamu udah paham apa yang kamu pakai dan memang sesuai untuk kulitmu, your skin is your responsibility, kamu sudah seharusnya org yg paling sadar dan mengerti apa yg dibutuhkan kulitmu bukan orang lain.
Apakah produk-produk Sbcskin bisa dipakai oleh kulit sensitif?

Tentu saja produk-produk Sbcskin bisa dipakai oleh kamu si pemilik kulit sensitive. Ini dikarenakan produk-produk Sbcskin:

  1. Tidak ditambahkan Sodium lauryl sulfate / SLS
  2. Tidak ditambahkan fragrance
  3. Low irritant formula di mana minim mengandung kandungan yang berpotensi mengiritasi kulit
Orang yang berjerawat apa harus memakai produk khusus untuk kulit berjerawat?

Yang wajib dipahami adalah..

  1. Kenali dulu jerawat yang kamu alami itu apa penyebabnya, beda jenis jerawat beda juga treatmentnya lho, bisa jadi kulitmu berminyak lalu berjerawat disebabkan karena dehidrasi, bisa juga karena pori-pori tersumbat akibat penumpukan sel kulit mati, bisa juga karena breakout dsb. Jadi penting bagi kamu mengenali kondisi kamu saat ini, gak asal baca label “obat jerawat” lalu kamu tempel dimuka kamu, bisa jadi malah iritasi atau tambah dehidrasi akibat salah treatment, caranya gimana? Wajib cari tau dengan banyak cari info (your skin is your responsibility)
  2. Setelah kamu tau penyebab jerawatnya apa, akan lebih mudah menentukan jenis treatment atau produknya. Let say kulit km dehidrasi atau kamu sedang mengalami kerusakan skin barrier, km bisa fokus pada hidrasi, pilih produk yang fokus untuk menghidrasi kulit km, bersifat menenangkan, dengan kandungan humectant yg cukup baik.
  3. Jangan selalu terfokus pada, aku harus pakai apa? Tapi, apa yang harus aku ganti, apa yang harus aku ubah dari produk yang sehari-hari aku pakai? Katakan sabun muka kamu banyak mengandung artifisial irritant seperti SLS, parfum, pewarna maka saatnya kamu ganti sabun mukamu dgn yg lbh gentle, moisturizer yg kamu pake masih tidak sesuai dgn jenis kulitmu, sunscreenmu juga masih mengandung bahan-bahan yang mengiritasi, so sudah saatnya mengganti dengan produk yg lebih safe untuk kulitmu.
  4. Bahan irritant = iritasi = luka. Jangan dibayangkan luka yang menganga berdarah2 ya bukan seperti itu, disini iritasi yg dimaksud adalah yang bikin kulit makin lama jadi makin rewel, makin kering akhirnya mendorong lbh banyak produksi minyak dikulit, bersatu padu dgn kotoran, minim info untuk mengexfoliasi lalu jadilah selalu jerawat. Kulit jadi rentan berjerawat, rentan merah2 dsb, karena kondisi kulit yang terus menerus “terluka”
  5. Apakah harus memakai produk khusus jerawat? Jawabannya bisa ya bisa tidak, namun jika memang tipe kulitmu berminyak, mudah berjerawat, komedo, kamu bisa pakai, pertama produk yang teksturnya sesuai dengan jenis kulitmu, usahakan yg ringan, mudah meresap sehingga tidak semakin menyumbat pori, kedua produk khusus jerawat dan kulit berminyak, biasanya mengandung bahan aktif yang bersifat mengurangi minyak berlebih, mengurangi bakteri penyebab jerawat dan inflamasi. Bila kulitmu memang tipe berminyak acne prone kamu bisa memilih produk khusus oily acne.
  6. Tambahkan juga exfoliating produk, terlebih bagi kamu yang memiliki masalah kulit kusam, berjerawat, komedo dan blackhead, atau PIH. Semakin terawat, bersih dan terjaga dengan cara rutin diexfoliasi akan mengurangi kemungkinan timbulnya komedo, bruntusan ataupun jerawat.
  7. Please cek kandungan obat jerawat yang akan kamu pakai, karena tidak semua jenis jerawat bisa diobati dengan satu jenis obat yang sama, dan perhatikan juga yang kamu pakai, jenis produk over the counter atau jenis obat, karena ada bbrp kandungan obat jerawat yg merupakan obat misal tretinoin, benzoyl peroxide, nah biasanya ini diresepkan oleh dokter bila jerawatnya cukup parah. Sedangkan untuk jerawat ringan seperti bruntusan, komedo kamu bisa pakai bbrp jenis produk skincare jerawat over the counter misal yang mengandung salicylic acid (tidak lbh dr 2%), tea tree oil, witch hazel, Niacinamide dll.
  8. Jangan ragu untuk konsultasikan masalah jerawatmu ke dokter SPKK bila jerawatmu cukup serius, karena produk over counter sifatnya hanya merawat bukan mengobati, bila saatnya memang harus diobati maka jangan ragu untuk melakukan pengobatan didokter sehingga kamu akan mendapat treatment dan produk yang tepat.
  9. Back to “The right basic skincare”, dan lakukan secara konsisten, pilih formula yang gentle, pilih jenis produk yang sesuai dgn jenis kulit terutama tektur produk, perhatikan kandungannya. Karena inti dr perawatan kulit ya konsisten dengan melakukan basic skincare setelah itu baru fokus pada masalah kulitnya.
Kenapa ya aku gak cocok pakai produk yang mengandung AHA, BHA, PHA?

Eits sebelum kamu mengeluh dan menyimpulkan ga cocok, entah karena ternyata saat pakai cream AHA terasa perih, memerah, lalu pakai BHA timbul jerawat dll. Jangan dulu menyimpulkan kalo itu ga cocok ya, yuk baca dulu penjelasan berikut ini:

  1. AHA, BHA, atau PHA memiliki pH level yang bersifat acidic atau asam. pH level sekitar 3-3,5, dengan pH yang bersifat asam tsb maka secara umum memang mengiritasi kulit, karena AHA, BHA, PHA memang bertugas untuk mengeksfoliasi atau mengangkat sel kulit mati, sehingga secara umum memang memberikan efek mengiritasi kulit, membuat kulit kemerahan, lebih sensitif terhadap cahaya matahari, hingga menimbulkan purging karena kerjanya mempercepat pergantian sel kulit, atau mendorong segala yg tersumbat dipori untuk diangkat ke permukaan kulit seperti penumpukan kulit mati dan komedo.
  2. Bagi kamu yang baru mau merambah untuk memakai produk exfoliasi, namun kamu belum yakin bagaimana reaksinya, maka kamu bisa mulai dari yang sifatnya paling rendah alias lebih gentle dikulit, entah karena kulitmu sensitif atau kamu tidak yakin dengan kondisi skin barrier km maka kamu bisa memulai dengan memakai toner PHA terutama bagi kamu yang punya kulit kering, sensitif dan normal. Nah untuk kamu yg sensitif namun berminyak dan berjerawat kamu bisa memakai toner BHA, namun perhatikan juga reaksinya apa menimbulkan sensasi tingling atau cekat cekit yang berlebihan atau tidak.
  3. Sensasi perih, tingling, memerah, cekat cekit ketika kamu memakai produk exfo AHA, BHA itu kemungkinan karena skin barriermu sedang rusak alias kulitmu secara tidak sadar memang sedang luka atau mungkin jenis kulitmu tergolong sensitif, kamu ingat saja luka akan terasa lebih perih bila terkena sesuatu yang asam bukan? Nah begitu pun kulit wajah tidak akan tiba-tiba terasa perih kalo kulitmu baik-baik aja. Nah kalo sudah begini, artinya kamu harus fokus dulu pada produk yang bisa mengembalikan kondisi kulit kamu, contohnya hydrating toner, hydrating barrier cream, aloe skin gel dan ingattt hindari produk yang mengandung alcohol dan parfum percaya deh malah bikin kulit makin perih dsb.
  4. Pastikan kamu sudah konsisten melakukan basic skincare sebelum melakukan tahapan exfoliasi, jangan karena ingin menghilangkan flek, komedo, dan ingin kulit cerah hal basic aja masih malas-malasan, seperti halnya memakai sunscreen karena itu hukumnya wajib.
  5. Imbangi dengan hidrasi yang baik, nah kalo kamu sedang pakai produk exfoliasi jangan lupa sebelum atau sesudahnya utk memakai produk yang menghidrasi kulitmu, ketika kulit terasa kering, perih dsb artinya kulit butuh asupan hidrasi yang cukup karena kulit yang dehidrasi akan rentan mengalami reaksi negatif, termasuk kulit kering perih sampai gampang breakout.
  6. Stepnya begini, kalo produk exfo yang kamu pakai berupa toner, maka setelah double cleansing kamu bisa pakai toner exfo dilanjut hydrating toner, namun bila yang kamu pakai berupa cream kamu bisa pakai setelah hydrating toner atau serum dan aku sarankan untuk selalu mengunci semuanya dengan moisturizer ya.
  7. Beri jeda pemakaian, jangan sampai karena ingin kulit kinclong lalu kamu pakai setiap hari, gak begitu, at least kenali dulu kondisi kulit kamu, kalo oke2 aja sih kamu bisa pakai AHA, BHA 2-4x dlm 1 pekan. Dan itu kembali sesuaikan dengan reaksi dan kebutuhan kulit masing-masing ya, karena beda orang beda pula reaksinya dan kebutuhannya.
  8. Apakah bisa menggabungkan pemakaian dgn serum Vit C, retinol atau yg lain?? Boleh dongg bebas, syaratnya kamu sudah khatam basic skincare, kamu udah bener2 tau apa yang kamu butuhkan dan bukan golongan newbie yang baru baru pakai skincare terus main hajar aja gabung2kan bahan actives, salah salah kulitmu bisa ambyarr.
  9. Tapi apakah toner BHA dan PHA bisa dipakai setiap hari? Tentu bisa, kulit setiap orang beda-beda levelnya, selain itu beda juga level perawatan skincarenya, bagi yang sudah terbiasa memakai produk exfo yang terbilang cukup tinggi, produk2 Sbcskin tergolong sangat lembut dan bisa dipakai harian.
  10. Oia yang paling penting nih, kamu juga harus tau dulu jenis dan kondisi kulit kamu, bila kulitmu km normal, kering, kamu bisa pakai cream AHA, bila kulitmu kamu sensitif bgt kamu bisa pakai toner PHA nah untuk yang kering tapi juga berjerawat atau kombinasi kamu bisa pakai toner BHA.
Kulit terasa gatal, perih atau bahkan rasa terbakar saat memakai produk skincare? Penyebabnya apa sih?

Adakalanya ketika sedang memakai produk skincare, kulitmu terasa gatal, perih, memerah bahkan sampai rasa terbakar, kok bisa? Sebenarnya ini adalah reaksi inflamasi yaitu respon kulit ketika menerima sesuatu yang mungkin melukai kulit, atau ketika kulit mengalami iritasi. Nah sensasi gatal atau apapun yg dirasakan kulit saat memakai suatu produk dikarenakan kulit wajah memiliki serat saraf yang dekat dengan permukaan kulit, selain itu pembuluh darahpun dekat dengan permukaan, sehingga saat terjadi inflamasi menyebabkan kemerahan pada kulit.

Lalu penyebabnya apa sih, kenapa ketika memakai suatu produk bisa sampai menimbulkan reaksi gatal dan perih?

  1. Kamu memang sedang memakai produk untuk mengexfoliasi kulit, which is produk exfo itu memiliki pH dibawah pH normal kulit kita, karena sifatnya asam sehingga saat dipakai memang menimbulkan sensasi gatal hingga perih, sehingga biasanya timbul sensasi tingling, tapi biasanya ini gak berlangsung lama kok.
  2. Produk skincare yang kamu pakai mengandung simple alcohol seperti ethanol (berada diurutan teratas), dan pewangi sintetis. Mungkin efeknya gak langsung terasa saat baru 1-2 kali pakai, tapi bila dipakai setiap hari, lambat laun semakin mengiritasi kulitmu sehingga reaksinya bisa terasa perih sampai terasa terbakar. Alcohol dan pewangi sintetis termasuk essential oil seperti peppermint dgn wangi semerbak bisa menjadi trigger kulitmu mengalami iritasi hingga inflamasi, terlebih nih jika kulit kamu sensitif atau barrier kamu memang rusak hal ini akan memperparah kondisi kulit kamu.
  3. Produk yang kamu pakai memang mengandung zat-zat yang komposisi dan dosisnya sangat tinggi (seperti produk abal-abal) yang banyak beredar, mengandung berbagai macam zat yang mendorong kulit bekerja ekstra keras, krimnya mengandung ingredients obat dosis tinggi, tonernya mengandung komposisi alcohol yang tinggi, bayangkan bersatu padu dikulitmu, ya bikin kulitmu kinclong dalam waktu sepekan tapi sekaligus bikin kulitmu ambyar dalam jangka waktu yang gabisa ditentukan, mengerikan!
  4. Barrier kulit kamu memang sedang rusak, atau kamu sedang mengalami sensitized, entah karena gaya hidup, memakai produk skincare yang mengiritasi kulit, tidak disiplin melakukan basic skincare. Semakin rusak barrier kulit semakin rentan terhadap segala masalah kulit semakin reaktif termasuk reaksi inflamasi, jerawat, dehidrasi dll dan sebaliknya semakin sehat atau kuat barrier kulitmu maka semakin kuat juga menahan stressor external.
  5. Produk yang kamu pakai memang gak cocok sm kulit kamu, dan ini memang aga sulit karena sifatnya personal, kemungkinan ada kandungan yang memang tidak bisa diterima oleh kulit kamu, atau bisa jadi karena formulasinya dan ini yg orang bilang skincare itu cocok-cocokan, kamu memiliki reaksi kulit yang berbeda terhadap suatu zat tertentu. Misal kulitmu entah kenapa gabisa toleran dgn produk yg mengandung Niacinamide, atau misal vit C, nah dan ini sifatnya personal. Kalo begitu ya jangan dipaksakan untuk dipakai.
  6. Kamu terlahir dengan kulit yang sensitif, kulit kamu memang gak bisa dikasi yang neko-neko, memang reaktif pada apapun. Ini sensitif ya bukan sensitized artinya sejak lahir dan sejak kecil memang kamu merasa kulitmu itu sensitif, tidak terjadi saat kamu sudah dewasa.

Lalu, apa pemakaiannya mesti dihentikan saat terjadi reaksi gatal perih cekit-cekit?

Nah ini tergantung dari produk apa yang sedang kamu pakai, bila kamu sedang memakai produk exfoliasi atau retinoid, itu hal yang wajar dan akan hilang dalam beberapa saat kok, kandungan pH pada produk Exfo memang biasanya lbh rendah dr pH normal kulit kamu jd wajar bila awal pemakaian ada sensasi gatal dan perih tapi ga sampai yang parah banget kok. Terlebih produk exfo OTC standarnya memang diawasi BPOM sehingga tetap aman dipakai tanpa pengawasan dokter.

Tapi, bila kulit kamu terus menerus memerah, gatal, perih saat memakai produk yang seharusnya gak bikin reaksi negatif ya sebaiknya dihentikan, kemungkinan kulitmu mengalami alergi.

Tapi dengan catatan ya :

  1. Kamu konsisten melakukan basic skincare
  2. Kamu konsisten menjaga moisture barrier dengan tidak memakai produk yang semakin mengiritasi kulit, alias minimal nih produk basic yg kamu pakai itu gentle formula.
  3. Jangan terlalu sering melakukan exfoliasi kulit yang berujung pada over exfo. Intinya malas melakukan exfo bikin kulit kusam, berminyak, jerawatan dll terlalu sering juga bikin barrier kulit kamu rusak.

Intinya semakin kuat dan sehat barrier kulit kamu, maka semakin minim terhadap reaksi negatif, dan semakin rusak barrier kulit kamu maka kulitmu akan semakin reaktif pada apapun. Dan kondisi kulit kita pun bisa berubah-ubah setiap waktu, faktor penyebabnya pun banyak, jadi pinter-pinternya jaga barrier kulitmu yaa.

PRODUK SBCSKIN AMAN DIPAKAI BUMIL BUSUI GAKSIH?

Bila yang dimaksud aman / tidak aman karena mengandung zat-zat berbahaya seperti mercuri, steroid, hidroquinon maka jawabannya TENTU TIDAK, produk produk Sbcskin bebas dari kandungan berbahaya yang bukan saja tidak aman dipakai busui bumil bahkan orang normal sekalipun.

 

Kami jelaskan ya, perlu diketahui bahwa produk-produk Sbcskin secara general mengandung formula yang lembut dikulit dan aman dipakai untuk kulit sensitif sekalipun. Jadi bukan hanya lulus BPOM saja, tapi kami memilih dan menggunakan bahan bahan yang lebih aman dikulit, sebagian besar tidak mengandung simple alcohol, pewarna ataupun pewangi buatan atau dengan kata lain mengandung formula yang gentle dikulit, mengandung less irritant formula.

 

Beberapa kandungan skincare yang tidak boleh dipakai selama masa kehamilan, diantaranya :

* Retinoid, yang merupakan turunan dari vitamin A dan biasa ditemui pada produk anti aging dan obat jerawat, selain itu produk skincare dengan nama retinol, renova, retin A, retinyl pamitate, dan juga turunannya yaitu adaplene, isotretinon, tretinoin, differin, dan retinaldehyde.

* Salicylic Acid atau turunannya Beta Hydroxy Acid (BHA) yang biasanya terdapat pada obat jerawat, tidak disarankan dipakai secara oral dalam dosis tinggi selama kehamilan, adapun beberapa pendapat mengatakan bahwa BHA dalam dosis 2% masih aman dipakai oleh ibu hamil dan menyusui.

* Hidroquinon, bersifat obat yang bermafaat untuk menekan melanin, mengobati hyperpigmentasi dan pemakaian HQ wajib dibawah pengawasan dokter

* Mercury, Bukan hanya untuk wanita hamil, namun kandungan merkuri yang ada di dalam kosmetik atau skincare juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan hati dan ginjal jika dipakai secara terus-menerus. Selain itu, merkuri juga dapat mengganggu sistem saraf dan perkembangan pada janin di dalam kandungan.

* Benzoyl Peroxide merupakan sala satu obat atau bahan kimia yang ampuh untuk membasmi bakteri penyebab jerawat. Namun, untuk kamu yang sedang hamil, sebaiknya kamu hindari dulu penggunaan Benzoyl Peroxide selama masa kehamilan. Sebab, bahan kimia satu ini dapat menyebabkan kerusakan janin yang cukup serius di dalam kandungan.

 

Jadi bila kalian bertanya, apakah produk Sbcskin aman dipakai untuk ibu hamil atau menyusui? Ya semua produk Sbcksin secara umum aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui, karena bukan saja lulus BPOM tapi juga mengandung formula yang ramah dikulit, namun begitu tetap konsultasikan pada dokter anda, karena setiap orang memiliki proses dan kondisi kehamilan yang berbeda-beda, menjadi lebih sensitif, dan terkadang kondisi kulitnya under hormonal.

Kenapa sih menjaga skin barrier itu teramat penting? Dan ini dia pentingnya mengetahui kondisi kulit yang terjadi karena kerusakan skin barrier.

Skin barrier yang sehat bukan hanya penting tapi memang sevital itu untuk kulit kita. Ketika skin barrier rusak, kulit akan lebih rentan mengalami reaksi negatif, lebih rentan terhadap kuman, alergi, iritasi, hingga dehidrasi.

 

Bagaimana tandanya kerusakan skin barrier?

 

Kulit mengalami inflamasi, mengelupas, sensitif atau kering secara tiba-tiba. Pada kasus yang lebih parah, jerawat, bruntusan parah, perih, iritasi dan ruam juga dapat muncul. Kerusakan skin barrier juga dapat memicu produksi minyak berlebih, yang merupakan dampak menurunnya level hidrasi sehingga menimbulkan dehidrasi. Semakin bertambah usia, skin barrier juga dapat menurun kualitasnya.

Intinya semakin rusak skin barrier semakin rentan mengalami reaksi negatif.

 

Contoh kasus begini, pernah ada yang mengalami reaksi yang cukup parah setelah memakai Night cream AHA, iritasi, perih gatal dan bruntusan cukup parah, setelah diketahui ternyata selama ini mengalami kerusakan skin barrier yg cukup serius, bertahun2 memakai krim pemutih yg semakin mengikis kulit, tidak memakai sunscreen, dan berbagai hal lain yang membuat kondisi skin barrier semakin rusak. Di lain sisi banyak juga yang ketika memakai night cream AHA tidak mengalami reaksi apapun, tidak terasa cekit2, bahkan tidak terasa sedang melakukan chemical exfoliasi.

 

Ada bbrp hal yang harus diketahui bahwa :

 

  1. Night cream AHA mengandung Alpha hydroxy Acid dan natural exfoliator yg bekerja mempercepat pelepasan sel kulit mati, maka tidak heran setelah pemakaian AHA atau BHA kemungkinan bisa terjadi purging, karena mempercepat dan menarik microcomedo dr dalam kulit. Bila ini terjadi, maka ini adalah hal yang wajar meski tidak dialami semua orang.

 

  1. AHA bersifat asam, AHA memiliki pH acidic, sifat asam akan terasa perih dikulit bila kulit sedang mengalami iritasi, luka atau sensitif, which is rasa perih yg ditimbulkan dari asam hanya bisa terjadi pada kulit yang sedang mengalami luka. Ini artinya semakin sehat kulit maka tidak akan mengalami reaksi negatif seperti perih atau gatal yang hebat.

 

  1. Pointnya bahwa, produk over the counter diformulasi tidak custom atau secara personal utk satu orang, namun diformulasi secara massal, bila di si A timbul reaksi yg cukup dramatis sementara di si B tidak timbul reaksi apapun, ini artinya reaksi tersebut terjadi dan tergantung dari kondisi kulitnya masing-masing.

 

  1. Kerusakan skin barrier memang tidak langsung terjadi dalam waktu singkat, ini merupakan akumulasi yg terjadi dlm waktu yg cukup lama, karena pemakaian skincare yang salah, gaya hidup, salah dalam memperlakukan kulit, tidak memakai sunscreen dan sebagainya. Kerusakan yang timbul pada skin barrier memang terkadang tidak terlihat, tidak nampak seperti luka atau iritasi, tapi ia akan sangat sensitif, sangat mudah bereaksi negatif.

 

  1. Yang wajib dipahami adalah, ketika mengalami kerusakan skin barrier yang ditandai dengan kondisi kulit mudah rewel, mudah memerah, mudah timbul reaksi negatif ketika memakai produk skincare, hindari produk yg semakin memicu kerusakan skin barrier, pakai yg tidak mengandung SLS, parfum, dan simple alcohol, lalu jangan dulu melakukan exfoliasi, fokus pada hidrasi kulit dengan memakai produk yg berfungsi utk memperbaiki skin barrier seperti produk yg mengandung ingredients yg menghidrasi kulit.

 

  1. Produk Sbcskin yang bermanfaat untuk merawat skin barrier : Gentle facial wash, hydrating toner, calming toner, Hydrating essential and barrier cream, Aloe hydrating and soothing gel, jojoba moisturizer cream, daily protection sunscreen.
× Konsultasi Kulit